Pengertian
Bentuk ini menghubungkan beberapa node (komputer, scanner, ataupun printer) dalam jalur data (bus). Pada Topologi bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat yang menghubungkan seluruh workstation/komputer. Umumnya menggunakan kabel coaxial tunggal (bisa juga menggunakan kabel fiber dan twisted pair). Masing-masing ujung dari kabel coaxial tersebut terdapat terminator (tahanan/resistor) untuk menghindari pantulan yang dapat menyebabkan gangguan/kemacetan pada jaringan. Kabel yang terkoneksi ke komputer menggunakan konektor tipe BNC pada ujung-ujungnya dan setiap network adapter (LAN Card) terpasang konektor BNC tipe T yang bercabang.
 |
| Gambar 1. Topologi Bus |
 |
| Gambar 2. Konektor BNC Tipe T |
 |
| Gambar 3. Contoh Terminator |
 |
| Gambar 4. Kabel Coaxial |
Keunggulan dan Kelemahan
Keunggulan topologi bus antara lain :
- Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain
- Hemat kabel dan layout kabel sederhana
Kelemahan topologi bus antara lain :
- Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan
- Kepadatan pada jalur lalu lintas data
3)Diperlukan Repeater untuk kabel dengan jarak yang jauh